Hai Sobat Inspirasi, pernah nggak sih kalian berada di situasi mood yang jelek alias badmood?

Semua orang pasti pernah melewati masa-masa ini, dan tentunya sangatlah wajar bila mood seseorang mengalami perubahan.

Banyak hal yang bisa menyebabkan mood kamu jelek, Sobat. Contohnya saat kamu mendengar omongan orang yang menyakitkan, pertengkaran dengan pasangan, hari-hari yang dipenuhi ekspektasi yang gagal, dan masih banyak lagi.

Sangat wajar bila kamu merasakan stress dan badmood, tapi jangan lama-lama, ya, karena nggak baik juga buat kesehatan mental kamu. Momen produktif dan kondusif yang seharuskan kamu jalani, malah bisa hilang begitu aja.

Lalu, apa saja sih yang menyebabkan suasana hati seseorang menjadi buruk?
 
Sebenarnya ada banyak banget penyebab suasana hati kita menjadi nggak bagus, dan biasanya yang menyadari hal itu adalah diri kita sendiri. Ya, karena kita lah yang tahu apa saja yang kita suka dan tidak suka, maka dari itu penyebabnya pun bervariasi sesuai situasi dan kondisi seseorang. Namun jangan sedih, di bawah ini ada beberapa cara yang bisa jadi ampuh untuk menyelamatkan kita dari situasi hati yang buruk. Simak, ya!

7 Cara untuk Menyelamatkan Diri dari Badmood yang Berkepanjangan

Photo by Andrew Neel from Pexels

Seperti yang sudah Terinspirasi jelaskan di atas,bahwa penyebab badmood itu bervariasi tergantung individu masing-masing, maka solusinya pun sama-sama bervariasi, tapi cara di bawah ini bisa kalian coba satu-persatu untuk memperbaiki mood kalian agar bisa kembali normal.

1. Bersyukur

Photo by Giftpundits.com from Pexels

Saat kamu mencoba untuk bersyukur dan berterima kasih atas suatu keadaan, maka struktur molekul pada otak akan berubah dan akan membuat kamu merasa lebih tenang dan bahagia.
Sebenarnya ini hal yang wajar karena didalam Al-Qur'an sudah dijelaskan secara tersurat tentang pentingnya arti bersyukur dan dampak apa yang akan diterima bila kita melupakan nikmat-nikmat yang sudah diberi.

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu mengumumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih’” (QS. Ibrahim: 7)

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Emmons dan McCullough dalam Jurnal Kepribadian dan Psikologi Sosial memeriksa hubungan antara rasa Syukur dengan perubahan psikologi dan fisik seseorang.

Peserta dibagi menjadi tiga kelompok dan masing-masing kelompok di minta untuk membuat jurnal, satu kelompok diminta untuk mencatat peristiwa negatif atau kesibukan yang dia rasakan sehari-hari, kelompok kedua tentang hal-hal yang mereka syukuri, dan kelompok ketiga tentang peristiwa kehidupan yang netral dan diminta untuk membuat jurnal harian atau mingguan. Ternyata hasilnya mengagumkan. Di berbagai kondisi belajar, kelompok yang mencatat peristiwa positif dan rasa syukur secara konsisten mengalami kemajuan psikologi dan fisik yang lebih baik dibandingkan dengan dua kelompok studi lainnya.

Belajar cara untuk bersyukur sangat bagus untuk menghancurkan situasi hati yang buruk, memang terkadang sulit untuk menyadari banyak hal-hal baik yang terjadi.

Namun coba untuk memulainya dengan hal-hal kecil seperti bersyukur karena masih bisa makan dan minum enak, masih bisa bernapas dengan lega, bisa berjalan dengan mudah, dan hal-hal kecil lain yang mungkin tidak kamu sadari.

2. Memaafkan dan Meminta Maaf

Dalam kehidupan sehari-hari kita kadang di hadapkan dengan situasi yang sulit. Orang-orang melakukan hal yang tidak kita sukai, mengambil hak kita, dan melakukan kesalahan yang membuat kita merasa dirugikan secara materi atau fisik. Kejadian ini bisa membekas didalam sanubari kita, dan dampakanya bisa jangka panjang. Rasa dendam yang menyelimuti hati kita dapat membuat buruk mood kita setiap hari. Kemarahan-kemarahan dihati kita memberikan ruang baru untuk melakukan hal buruk bagi sekeliling kita. Marah-marah nggak jelas, semua orang akan kita salahkan.

Sebaiknya mulai sekarang kita mencoba untuk melepaskan beban itu.

Berusahalah untuk memaafkan kesalahan orang lain apalagi kesalahan itu terjadi sudah lama. Dengan memaafkan hati kamu akan lebih lapang, kamu membuang pengalaman-pengalaman buruk dan melupakannya sehingga mood kamu akan semakin membaik.

Kamu juga perlu untuk selalu meminta maaf atas perbuatan buruk atau perbuatan-perbuatan yang melanggar aturan, baik itu kepada Allah atau kepada manusia. Dengan meminta maaf kamu sedang membuang energi negatif yang melekat pada diri kamu. Energi negatif ini akan terus melekat sampai kamu mau meminta maaf, dan energi negatif ini yang membuat kamu selalu dalam kondisi sedih yang membuat mood kamu kian memburuk. Itulah mengapa Nabi bersabda :
Barangsiapa yang membiasakan membaca istighfar, Allah akan memberikannya kegembiraan dalam kesedihannya, juga akan memberikan jalan keluar atas segala kesulitannya, dan memberikan rejeki dari jalan yang tidak disangka-sangka. (HR.Abu Dawud, An-Nasa'i, Ibnu Majah,Al-Hakim).

3. Berolahraga

Sekarang kamu sudah memiliki kunci untuk menghilangkan badmood, yaitu bersyukur, memaafkan dan meminta maaf. Untuk mempermudah mood kamu kembali normal kamu juga perlu untuk menggerakan badan.

Maka inilah waktunya untuk kamu bergerak!

Ayo, bangun, jangan rebahan terus.

Ada banyak jurnal yang membenarkan kalau dengan bergerak atau berolahraga, suasana hati kamu akan lekas membaik. Why? Mengapa?

Karena, usut punya usut, saat berolahraga, otak kita akan menerima empat bahan kimia penting yaitu, dopamin, endorfin, serotonin dan norepinefrin. Keempat zat itu adalah 'tentara' dalam tubuh kita yang akan mengeluarkan energi bahagia.

Nah, kalau kamu badmood, coba deh mulai untuk berolahraga walaupun itu hanya jalan-jalan santai di halaman rumah aja.

4. Mengatur Pola Makan

Ada beberapa orang yang akan kalap makan saat dia merasa stress. Tapi tahu nggak sih? Justru dengan pola makan yang benar kita malah bisa mengatur mood dengan baik dan terhindar dari stress.

Pola makan yang bagus bukan hanya akan berdampak pada fisik kita, tapi juga berdampak pada suasana hati alias mood kita, lho.

Dengan menjaga pola makan dan makan makanan sehat tentunya akan membuat kita lebih berenergi dan mampu berfikir jernih.

Selain makanan yang empat sehat lima sempurna, kamu juga harus menjaga minum agar tubuh tetap terhidrasi dan tentunya akan menambah fokus, sehingga bisa meminimalisir kesalahan saat kamu belajar atau bekerja.

5. Berdzikir atau Meditasi

Ada berbagai level seseorang saat berada di dalam situasi hati yang buruk yang membuat dia sulit keluar dari mood yang buruk, Maka, cobalah untuk berhenti sejenak dan mengambil napas dalam-dalam.

Berbagai keadaan akhir-akhir ini mungkin gampang banget bikin kamu badmood, jadi coba untuk duduk sebentar, luangkan waktu untuk menghadapi akar permasalahan dari kekacauan yang dirasakan di dalam hati.

Meditasi adalah sebuah kegiatan untuk mencapai titik fokus di dalam otak. Cara ini sudah banyak digaungkan oleh beberapa ilmuwan, karena saat kamu merasakan suasana hati yang buruk, maka tidak menutup kemungkinan akan ada reaksi berlebihan dalam otak yang menyebabkan kamu depresi.

Nah, sebelum mengalami itu, tidak ada salahnya untuk kamu memulai meditasi. Cukup lepaskan sejenak aktivitas lalu duduk dan fokus, ajak tubuh kamu untuk bekerja sama melepaskan aura negatif yang terkurung di dalam, coba untuk kendurkan ketegangan.

Di dalam islam meditasi terbaik adalah dengan solat, membaca Al-Qur'an dan berdzikir. Kamu bisa duduk sambil menghadap kiblat dan mulai memfokuskan diri kamu kepada Allah.

6. Istirahat

Sobat Inspirasi, semua yang Tersinspirasi sebut di atas adalah hal-hal positif yang akan membantu kamu untuk meningkatkan mood. Tapi, kita tetaplah manusia yang mempunyai rasa lelah.

Jangan terlalu memaksakan diri, ada kalanya kita hanya butuh istirahat dengan segala rutinitas dan jadwal yang ada.

Jalani kehidupan dengan porsi yang sesuai, ya. Bekerja secukupnya, istirahat secukupnya.

Beberapa studi telah membuktikan kalau orang dengan jam tidur yang kurang akan terlihat lebih mudah marah dan stress. Itu terjadi karena protes dari dalam tubuh kita yang tidak mendapatkan haknya secara penuh.

Yuk, coba untuk mengatur jadwal dan pilih waktu untuk kamu beristirahat sejenak dari rutinitas. Tapi jangan tidur seharian juga, ya. Itu tetep nggak bagus buat kesehatan.

Istirahatlah hanya untuk sekedar mengisi ulang energi, setelahnya lakukan kembali hal yang kamu sukai.

7. Cari Support System

Nah, yang terakhir ini kadang banyak dilupain sama kita, nih.

Terkadang karena merasa sanggup untuk menjalani dan menghadapi kesusahan sendirian, kita jadi lupa bahwa kapasitas seseorang pasti ada batasnya. Mulailah untuk mencari teman curhat untuk sekedar berbagi keresahan. Kamu tidak perlu bersikeras untuk menemukan jawaban, karena tidak semua pertanyaan ada jawabannya, bukan?

Berbicaralah, dan ungkapkan apa yang membuat kamu merasa resah dan tertekan. Cari orang yang tepat seperti pasangan, orang tua dan sahabat untuk bertukar pikiran dan berkeluh kesah.

Ingat, ya! Terlalu banyak memendam beban di dalam pikiran bukanlah hal yang baik. Habiskan waktu untuk mengekspresikan apa yang kamu rasa, dan kamu akan merasakan manfaatnya nanti.

Last but not least

Seseorang tidak akan pernah bisa lepas dari suasana hati yang buruk untuk selama-lamanya, tapi perlu kita ingat bahwa tidak ada yang abadi, termasuk rasa sedih dan depresi. Semua pasti berlalu dan menemukan jawabannya masing-masing.

Yang perlu kita lakukan adalah bertanggung jawab terhadap apa yang kita rasakan, mencoba untuk bisa mengatur diri sendiri dan memulai hidup yang teratur agar keadaan hati kamu lebih teratur juga.

Post a Comment

أحدث أقدم