Efek Mengaktifkan "Tombol Positif"

4:04 PM
Terinspirasi.com -  Menurut banyak pakar otak dan ahli pengembangan diri, keruwetan yang dihadapi manusia bisa berawal dari cara berpikir yang salah. Ini seperti mengaktifkan tombol negatif yang ada dalam pikiran. Ketika proses ini berlangsung, maka akan cepat melahirkan  ekses negatif lainnya. Ini tentu tidak bisa dibiarkan, harus ada langkah-langkah nyata untuk membendungnya.

Selama ini kita cenderung mengaktifkan tombol negatif dalam pikiran kita, maka sudah seharusnya kita menghentikannya dan menggantinya dengan mengaktifkan "tombol positi"f pada pikiran kita.

Ketika pikiran positif ini telah aktif dan berjalan sebagaimana mestinya, maka kita akan takjub sendiri dengan keampuhannya yang sebelum ini tidak pernah kita rasakan.


Berikut beberapa efek dari pengaktifan "tombol positif" dalam pikiran seseorang :

Bangkitnya Rasa Percaya Diri


Percayakah kita dengan kemampuan kita?, sebuah pertanyaan sederhana namun pada dasarnya sangat penting. Jawaban kita untuk pertanyaan ini mewakili citra diri yang kita bentuk bagi totalisme eksistensi kita sebagai manusia dan eksistensi kita dalam kehidupan ini.

Pancaran dari  daya pikiran yang positif yang terhimpun akan menjadikan kita pribadi yang bebeda dari kebanyakan orang yang masih terkungkung oleh pikiran-pikiran negatif mereka sendiri. Kini kita sadar bahwa sesungguhnya sebenarnya kita cukup kuat untuk menghadapi hidup ini.

Masa Depan Yang Lebih Cerah


Masa depan adalah suatu keniscayaan, suka atau tidak suka, siap atau tidak siap, dia pasti akan datang menghampiri kehidupan kita. Namun faktanya, banyak oang cemas atau tidak tahun akan nasib mereka dimasa depan.

Untuk menepis kecemasan, maka mulailah berpikir positif. Jangan biarkan pikiran negatif mengendalikan hidup kita. Tidak ada yang perlu ditakutkan dari masa depan selama kita berpikir benar, bertindak benar, semuanya akan baik-baik saja.

Jika hari ini kita berpikir positif, melakukan pekerjaan yang benar dan ini berlangsung secara kontinyu, kita bisa dikatakan telah meletakkan fondasi yang kokoh bagi cerahnya masa depan kita sendiri.

Menghargai Diri dan Orang Lain


Tidak ada orang yang lebih bodoh dari pada orang yang tidak menghargai dirinya sendiri. Dengan berpikir positif, kita akan sadar bahwa manusia telah dikaruniai oleh Tuhan berupa “harga diri”, yaitu kemuliaan sebagai manusia. Dengan kemuliaan, harga diri itu akan meningkatkan derajatnya seiring dengan perilaku posiitf yang ditunjukkannya.

Bagi mereka yang berpikir positif, setiap kejadian dalam hidup, baik yang menyangkut diri sendiri ataupun orang lain akan diambil sebagai sebuah pelajaran.  Harga diri kita, sangat ditentukan  oleh sikap dan perilaku kita sendiri tanpa perlu meminta orang lain untuk meninggikannya. Sesungguhnya, orang yang berpikir positif tahu cara menghargai diri sendiri dan orang lain.

 Luwes Dalam Bergaul


Manusia merupakan makhluk social yang tidak akan pernah bisa hidup sendiri tanpa batuna orang lain. Bergaul merupakan bentuk paling jamak dari cara bersosialisasi antara sesama manusia.

Lamanya pergaulan, baik dalam dinamika individu maupun kelompok, bergantung dari sikap yang ditunjukkan masing-masing pihak yang terlibat didalamnya.  Sikap kaku tentunya akan mudah membuat retaknya sebuah pergaulan, karena kita tidak bisa memaksakan kehendak berdasarkan keyakinan kita semata.

Dengan pola pikir positif, kita menjadi lebih dewasa dan bijaksana bahwa nilai yang ebih utama dalam pergaulan bukanlah tentang siapa yang paling dominan, namun nilai kebersamaan dan persaudaraan.

Cerdas Menentukan Pilihan


Hidup adalah pilihan, begitu kata orang bijak. Ada banyak hal dalam hidup ini yang menjadi dasar kuat bahwa hidup harus memilih. Banyak hal tersebut merupakan tawaran pilihan buat kita. Mana yang harus diambil dan mana yang harus dikesampingkan.

Demi menghindari penyesalan dikemudian hari, diperlukan pikiran jernih, pikiran positif, berbekal pengalaman dan analisa apa yang akan terjadi kemudian untuk dapat mengambil sebuah pilihan dalam hidup.

Tegar Melangkah


Halangan dan rintangan yang terkadang membuat kita tidak berani melangkah maju. Kesuksesan yang seharusnya dapat diraih menjadi sirna. Cara pandang kita yang salah terhadap halangan dan rintangan membuat kita surat kebelakang dan gagal lah kita.

Jika kita berpikir positif dan lebih jernih, setiap rintangan  niscaya bisa teratasi. Dengan pikiran, kita temukan cara untuk menaklukkan rintangan tersebut. Dan ini akan tetap memuat kita tegar melangkah.

Bertanggung Jawab Penuh atas Hidup

Apapun yang kita pilih dalam hidup ini, masing-masing mengandung konsekuensi. Maka kita harus siap untuk bertanggung jawab untuk semua itu. Ingat, Kita sendirilah yang harus bertanggung jawab terhadap hidup kita dengan salah satunya bijak dalam menentukan pilihan.

Bijak Menyikapi Persoalan

Hidup tidak akan pernah lepas dari persoalan, karena hidup itu sendiri adalah persoalan. Tetapi, ingat, janganlah kita terjebak pada besar atau kecilnya sebuah persoalan. Tetapi yang paling penting bagaimana kita melihat dan menyelesaikan persoalan itu secara arif dan bijak tanpa meninggalkan efek samping dan ekses lanjutan.

Meyakini Kesuksesan Hak Semua Orang

Tidak ada yang berhak menentukan dan mengetahui secara pasti apakah kita akan sukses atau tidak. Semua berpulang kepada diri kita sendiri. Sukses sejati berangkat dari totalitas diri dalam menggeluti bidang yang kita geluti. Kita mengandalkan diri kita sendiri, bukan orang lain.

Kesuksesan bisa diibaratkan sebuah wilayah netral, siapapun bisa kesana jika ia berusaha dengan sungguh-sungguh. Karena kesuksesan adalah hak semua orang.

Meningkatkan Spritualitas Diri

Berpikir positif akan menjadi trigger (pemicu) untuk meningkatkan spritualitas yang mengajak kesadaran manusia untuk menjadikan Allah SWT dengan segala sifat-Nya sebagai model pokok dari segala bentuk ekspresi kemakhlukan manusia.

Tidak ada Kata Putus Asa

Hidup pada dasarnya adalah persoalan dan ujian. Ujian dan tantangan hidup tidak akan pernah ada habisnya. Jangan dilihat itu sebagai batu sandungan bagi langkah kita untuk menuju puncak kesuksesan. Tetapi, lihatlah sebagai batu loncatan atau anak tangga yang akhirnya membawa kita kepada kesuksesan. Jangan pernah putus asa. Keep on moving, keep on action.

Hilang Rasa Kecewa

Berfikir positif memberikan anda landasan yang kuat, untuk melupakan kekecewaan yang anda rasakan. Menawarkan obat mujarab, agar anda segera sembuh dari rasa sakit yang menghimpit dada. Menyuntikan kepada anda semangat baru bahwa hidup harus terus ditempuh. Akhirnya dalam banyak kesempatan, anda banyak menyerap hikmah dari setiap peristiwa tanpa kecewa.

Tidak adanya Kebencian dalam Hati

Menyimpan kebencian kepada seseorang bara dalam dada. Lambat laun, jika kita terus menghidupkan bara itu, ia akan menjadi kobaran api yang sanggup melahap siapa saja, tidak hanya orang yang dibenci, namun juga bagi diri kita sendiri. 

Orang yang berpikir positif tidak akan menyimpan kebencian dalam hatinya, karena perasaan tersebut tidak ada gunanya dan malah merugikan diri sendiri.

Tidak ada Keraguan

Ragu-ragu adalah faktor penting yang mengikis keyakinan kita. Menganggu pelaksanaan yang kita buat. Ragu-ragu memperlemah semangat kita. Dan, pada batasan tertentu, ia bahkan bisa menarik hal-hal negatif yang kita pikirkan menjadi kenyataan yang menakutkan.

Orang yang berpikir positif tidak akan membiarkan keraguan tumbuh dalam hatinya, mereka akan memupuk keyakinan yang membuatnya menjadi lebih optimis dalam hidup.

Optimaliasi Hidup

Mempunyai ilmu yang tinggi saja tidak cukup untuk menaklukkan kehidupan. Harus ada optimalisasi potensi diri. Untuk mengoptimalisasi potensi diri harus diiringi dengan keberanian. Dan keberanian itu muncul dari pikiran positif dan tekad yang teguh.

Ketika sebuah langkah optimalisasi diri telah begitu melekat kuat dalam diri kita, maka setitik pengetahuan dan kebijaksanaan mampu menempatkan kita pada jajaran orang-orang yang sukses. [ ]

Artikel Lainnya

Previous
Next Post »
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments