Berimajinasilah, Bukan Berangan-angan

10:00 AM
Terinspirasi.com – Setiap orang harus bersikap realistis, sadar pada kenyataan hidup dan tidak lari darinya. Janganlah hidup dalam angan-angan, karena angan-angan hanya akan membuat jiwa menjadi kosong, tidak energik dan lambat merespon situasi serta perubahan zaman.

Sobat Terinspirasi.com, berikut sebuah Kisah Inspiratif ringan yang mungkin dapat memberi Motivasi bagi kita semua.

Seorang laki-laki penjual susu sedang dalam perjalanan ke pasar untuk menjual susu dari hasil sapi perahannya. Ia membawa segentong penuh susu diatas kepalanya. Dia mulai berangan-angan tentang segala sesuatu yang akan ia beli setelah susunya habis terjual.

Berimajinasilah, BukannyaBerangan-angan
“Dengan uang ini, aku akan membeli ratusan ayam yang akan ku ternakkan dihalaman belakang rumah ku. Dan ketika ayam ku telah besar, akan ku jual semuanya dengan harga yang mahal dipasar.”

Sambil berjalan, ia terus berangan-angan, “Kemudian aku akan membeli anak kambing yang akan ku pelihara di kebun dekat rumah. Pada saat yang besar, aku akan menjualnya dengan harga yang mahal.”


Sambil terus berangan-angan, dia bergumam, “Setelah itu, aku akan membeli sapi, dan aku akan memiliki susu yang lebih banyak untuk dijual. Dengan begitu, aku akan mendapatkan uang yang lebih banyak lagi.”

Dengan segala angan-angan dan khayalan indah yang berkecamuk dalam dirinya, tanpa sadar ia melompat kegirangan. Tiba-tiba, dia terpeleset  dan jatuh. Gentong diatas kepalanya yang berisi susu pun akhirnya terjatuh dan pecah menghantam tanah. Habislah sudah angan-angan dan impiannya. Sekarang ia hanya bisa tertunduk lesu sambiL menangis meratapi susunya yang tumpah.

Dari kisah diatas, salah satu poin yang dapat diambil adalah bahwa yang diperlukan untuk menghadapi hidup yang terus berubah adalah tindakan nyata, bukan berangan-angan!. Apa yang bisa dihasikan dari angan-angan dan khayalan yang berlebihan tanpa dasar pijakan?

Angan-angan atau khayalan tidak sama dengan berimajinasi, karena angan-angan sekedar kegiatan eskapis (pelarian yang tidak menghasilkan apa-apa). Sementara imajinasi bersifat lebih memiliki fokus sebagai upaya untuk mencapai suatu hasil.

Sebagai contoh, Wright bersaudara (Orville Wright dan Wilbur Wright) berimajinasi bagaimana agara manusia bisa terbang. Lahirlah pesawat terbang hasil imajinasi mereka berdua. Imajinasi tersebut ditindaklanjuti dengan melakukan serangkaian percobaan. Bandingkan dengan apa yang dilakukan laki-laki penjual susu dalam kisah diatas. Jangankan menjadi kaya, ia malah menjadi sengsara.

Segeralah capai kesuksesan! Berimajinasilah untuk menghasilkan kreasi-kreasi terbaru untuk melakukan terobosan-terobosan dalam bidang yang Sobat Terinspirasi.com geluti. Namun jangan sampai jatuh dalam angan-angan. [ ]

Artikel Lainnya

Previous
Next Post »
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments