Nabi Muhammad SAW

7:36 PM
Nabi Muhammad SAW
Foto : Wikipedia.org
Terinspirasi.com. Michael H. Hart, seorang penulis dari dunia barat menulis sebuah buku berjudul "The 100". Buku tersebut memuat 100 orang tokoh yang paling berpengaruh sepanjang sejarah kehidupan manusia.

Hart yang notabene adalah seorang Yahudi menempatkan Nabi Muhammad SAW tokoh yang paling berpengaruh menurut penilaiannya.

Hart berpendapat bahwa  Nabi Muhammad SAW adalah manusia yang sangat luar biasa yang berhasil meraih keberhasilan secara spritual maupun urusan duniawi.

Beliau mampu menyebarkan ajaran Islamnya menjadi salah satu agama dengan penganut terbesar didunia dan juga berhasil secara politik dengan menjadi pemimpin yang tangguh dan disegani bahkan mampu mengalahkan kekuatan Romawi yang pada waktu itu telah menjadi negara yang sangat ditakuti.
Baca Juga : Haji Mabrur
Dilahirkan pada tahun 571 Masehi di Mekah dari ayah bernama Abdullah dan ibu yang bernama Aminah. Beliau melewati masa kecilnya sebagai anak yatim piatu. Sepeninggal ayah dan ibu, beliau diasuh oleh kakeknya Abdul Muthalib dan kemudian dilanjutkan oleh pamannya Abu Thalib.

Pekerjaan beliau adalah berdagang hingga ke negeri Syria, beliau menikah dengan Khadijah Binti Khuwailid, seorang janda kaya. Mereka menikah ketika Nabi Muhammad berusia 25 tahun dan Khadijah berusia 40 tahun. Khadijah terpesona dengan keluhuran budi pekerti yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW.

Pada usia 40 tahun beliau diangkat olah Allah menjadi rasul dengan menerima wahyu melalui malaikat Jibril di gua Hira'. Semenjak itulah beliau mulai menyebarkan ajarannya yang dikenal dengan ajaran Islam melalui kitab Al Quran yang merupakan wahyu Allah SWT.
Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi.” (QS. Al Ahzab: 40)
Perjuangan beliau dalam menyebarkan agama Islam tentu sangat sulit, berdakwah secara sembunyi-sembunyi bahkan sampai harus meninggalkan kota Mekkah menuju ke Madinah ketika perintah untuk berhijrah datang kepadanya.

Beliau mendapat tentangan sangat keras dari penduduk kota Mekkah ketika pertama kali berdakwah. Bangsa Arab yang pada waktu itu menyembah berhala sangat menentang dakwah Nabi Muhammad yang mengancam eksistensi ajaran agama mereka yang menyembah berhala.

Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya beliau dapat berdakwah secara terang-terangan. Hal ini dimulai dengan masuk Islam salah satu penentang beliau, Umar Bin Khattab.

Dengan Umar Bin Khattab mendapat hidayah,  maka jalan dakwah secara terang-terangan menjadi cara yang ditempuh oleh beliau demi menegakkan ajaran Islam hingga ajaran Islam menyebar ke seluruh dunia dan bertahan hingga sekarang.
Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. Al Anbiya’: 107)
Nabi Muhammad SAW wafat di usia 63 tahun  pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun 11 Hijriah.

Nabi Muhammad dapat membawa pengaruh terhadap umat manusia yang sebelumnya dialam kebodohan, , menjadi manusia yang penuh dengan ilmu pengetahuan. Berkat dakwah beliau, manusia diangkat dari menyembah berhala menjadi menyembah Allah SWT.

Tiada seorangpun dapat menyerupai beliau dalam hal kesabaran menghadapi setiap cobaan, keteguhan dalam memegang prinsip-prinsip kebenaran dan kemantapan hati dalam menghadapi goncangan dunia. Beliau memang diciptakan agar dapat menundukkan peristiwa dan menguasainya.

Oleh karena itu, beliau memang menjadi sumber sejarah dalam kehidupan umat manusia, sehingga dunia ditunjukinya tatanan pemikiran dan tingkah laku yang benar.
Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.” (QS. Saba: 28)
Sabda-sabda beliau bukanlah hanya sekedar syair-syair maupun kata-kata hikmah sehingga tidak ada penyair maupun pujangga yang mampu menyamainya.

Perkataan beliau yang terlontar mengandung makna yang sampai pada hakikatnya, karena keluar dari mulut yang dibelakangnya ada pikiran, ada hati, yang dibelakangnya ada iman dan tentunya dibelakang beliau ada Allah SWT. Itulah perkataan yang tiada tercecer dan mubazir, tidak ada pertentangan dan penyimpangan, karena semuanya mengandung makna dan sesuai dengan fitrah umat manusia.
Baca Juga : Kebaikan Adalah Investasi
Dua buah pusaka beliau tinggalkan kepada umat manusia yang apabila manusia berpegang kepada keduanya, mengikuti dan mematuhi ajaran-ajaranya, maka manusia akan mendapat keselamatan didunia dan diakhirat. Dua pusaka tersebut adalah Al-Qur'an dan Hadist.[ ]

Artikel Lainnya

Previous
Next Post »
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments