Kebaikan Adalah Investasi

8:37 AM
Kebaikan Adalah Investasi
Terinspirasi.com-  Kebaikan sangat dicintai semua orang dan diperintahkan oleh Allah SWT. Dengan berbuat kebaikan, kita akan mendapat balasan yang setimpal. 

Walaupun dalam berbuat kebaikan, hendaknya kita tidaklah mengharapkan balasan selain balasan dari Allah. Allah akan membalas semua yang kebaikan yang kita lakukan baik dunia maupun diakhirat. 

Teruslah berbuat kebaikan, tabunglah amal kebaikan sebanyak mungkin, karena amal kebaikan yang kita perbuat akan menjadi investasi atau tabungan kita baik didunia maupun diakhirat. 

Didunia, walaupun tidak pasti kebaikan kita akan dibalas dengan kebaikan pula oleh manusia, tetapi anggaplah itu sebagai kepatuhan terhadap apa perintah Allah. Dan Allah pasti akan membalas kebaikan kita dengan kebaikan pula. Allah berfirman  dalam Q.S. Az-Zumar ayat: 90 yang artinya : 
Katakanlah: ‘Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, bertakwalah kepada Tuhan­mu.’ Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabar yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.
Terkadang, kebaikan yang kita lakukan kepada orang lain tidaklah langsung dibalas oleh orang tersebut, melainkan belasan tahun kemudian. Sebagai inspirasi dan motivasi untuk berbuat kebaikan, Terinspirasi.com merangkum sebuah kisah yang mungkin dapat sobat-sobat Terinspirasi.com ambil sebagai tauladan.

Alkisah, seorang anak lelaki kecil yang biasa memulung sedang mencari barang-barang yang masih bisa jual ditempat sampah dari rumah ke rumah. Didalam sakunya cuma ada sedikit uang  dan ia sudah mulai haus. Dia berniat akan meminta sedikit makanan dan minuman di rumah yang di singgahi untuk dia pungut sampah selanjutnya. Karena sungkan, dia mengurungkan niatnya untuk meminta sedikit makanan, dia hanya berani meminta sedikit air putih dari ibu muda pemilik rumah tersebut.
 [Baca Juga : Haji Mabrur]
Karena ibu pemilik tersebut menyangka si anak lelaki pemulung ini sedang capek dan lapar berat, dia memberikan kepada sianak tersebut segelas susu.

Anak laki-laki tersebut meminum susu tersebut, lalu bertanya : "berapa saya harus bayar untuk segelas susu ini ?"

Ibu pemilik rumah ini menjawab :"kamu tidak perlu membayar apapun, orang tua kami mengajarkan untuk tidak meminta bayaran atas kebaikan yang dilakukan". Anak tersebut mengucapkan terima kasih lalu pergi.

Belasan tahun kemudian, ibu pemilik rumah ini telah beranjak tua dan mengalami sakit langka. Dokter dokter di kota tempatnya tinggal tidak ada yang mampu mengobatinya, sehingga ia harus dirujuk ke rumah sakit di kota yang lebih besar dengan alat dan dokter spesialis dengan kemampuan yang lebih tinggi.

Dokter spesialis bertugas pada hari tersebut merasa ada sesuatu ketika kota asal wanita tersebut disebutkan, begita dia masuk ruangan untuk mengadakan pemeriksaan, si dokter merasa kenal dengan pasiennya ini.

Dokter tersebut akhirnya berusaha untuk melakukan usaha penyembuhan yang terbaik terhadap pasien yang punya penyakit langka ini. Berhari-hari ia memberi perhatian khusus kepada pasiennya ini hingga akhirnya sembuh.

Kepada bagian keuangan rumah sakit, sang dokter meminta tagihan biaya perobatan dikirimkan kepada wanita tersebut untuk persetujuan. Sang dokter menulis sesuatu di pojok surat tagihan dan mengirimkan kepada sang pasien wanita.

Sang pasien menerima tagihan tersebut dan takut untuk membukanya, ia yakin bahwa ia tak akan mampu membayar biaya pengobatannya itu.

Akhirnya ia memberanikan diri untuk membuka surat tagihan, dia terkejut melihat jumlah tagihan biaya perobatannya, namun dia lebih terkejut lagi ketika melihat ada catatan di surat tagihan :
"Telah dibayar dengan segelas susu..." . (Tertanda), Dr. Howard Kelly.
Kisah diatas semoga dapat dijadikan inspirasi dan motivasi untuk berbuatkan kebaikan. Marilah berbuat kebaikan walau sekecil apapun, karena kebaikan adalah investasi kita untuk kehidupan di dunia maupun di akhirat. [ ]

Artikel Lainnya

Previous
Next Post »
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments